Skip to main content

5 posts tagged with "javascript"

View All Tags

· One min read
Wisnu Harjanta

Tulisan ini ditulis karena pengalaman si developer, awalnya itu karena baru mengembangan sebuah package. ketika selesai development dan publish, kemudian di repo lain jalanin perintah

yarn upgrade <nama package>

Dan taraaa. dicheck tuh file yarn.locknya ternyata sudah berubah sedangkan di package.json tidak berubah. aneh kan. sempet kepikiran buat ubah langsung kode versinya dipackage.jsonnya. Eh, tapi kok kayak aneh gitu ya. misal kedepan nemuin problem sama lagi masa harus ubah manual. kalau satu baris aja nggak masalah, kalah banyak bisa bisa kriting jari jemari.

alhasil, coba surfing di internet. dan akhirnya nemuin solvenya yaitu dengan

yarn upgrade package@version

atau misal mau semua package

yarn upgrade --latest

sebagai info, kenapa file package.json tidak berubah, dikarenakan yarn menerapkan semantic versioning range(bisa coba ngulik disini)

dari situlah mengapa file package.json tidak berubah.

untuk problem si developernya, dikarenakan cuman ada perubahan sedikit maka hanya merubah kode terakhir di version package.json librarynya. Dan sebab inilah ketika diinstall direpo lain tidak mengalami perubahan

selengkapnya bisa dilihat di gambar bawah ini package version

· One min read
Wisnu Harjanta

Git sudah tidak asing lagi untuk para developer saat ini, karana tiap hari developer pasti menggunakan untuk memanajemen project. meskioun demikian kadang git akan memperlambat proses pekerjaan dikarenakan harus mengetikan baris perintah hanya untuk menyimpan perubahan.

Dari problem tersebut, munculah sebuah tool git client. Git client merupakan sebuah GUI atau CLI app untuk memudahkan developer untuk melakukan proses git tampa harus mengetikan perintahnya.

· One min read
Wisnu Harjanta

Babel murupakan sebuah tranpiler dari javascript. Trasnpiler(source to source compiler) merupakan sebuah penerjemah kode dengan mengambila inputan berupa kode dari kode yang telah dibuat. Kenapa harus diterjemahkan? hal ini dikarenakan cepatnya pengembangan javascript, yang mana perubahan tersebut tidak sebandingan dengan pengembangan browser dan pengguna. Maka mau tidak mau harus dilakukan sebuah penerjemahan kode agar kode yang dibuat oleh developer biasa dipakai disebuah browser. Contoh: internet explorer, safari, UC browser dsb.